Rekayasa dan Wirausaha Alat Komunikasi Sederhana
Mengenal Alat Komunikasi
1. Alat Komunikasi Tradisional dan Modern
Ilmu rekayasa adalah ilmu yang melibatkan banyak disiplin ilmu lainnya atau disebut juga multi disiplin. Produk rekayasa alat komunikasi tidak terlepas dari perkembangan pola komunikasi, penemuan di bidang elektronika, perkembangan ilmu desain visual dan kewirausahaan.
Komunikasi adalah kegiatan yang dilakukan manusia sepanjang hidupnya . komunikasi dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Alat komunikasi dapat dibedakan sebagai alat komunikasi tradisional dan modern. Alat komunikasi tradisional pada umumnya menggunakan teknik sederhana dan manual, serta memiliki jarak yang terbatas.
2. Faktor Fungsi, Kenyamanan dan Estetik Alat Komunikasi
Material, Komponen, dan Sumber Arus
Alat komunikasi dengan teknologi elektronik yang tergolong ke dalam alat elektronik, terdiri dari bagian dalam yang berisi komponen elektronik dan bagian luar yaitu selubung atau yang sering disebut dengan casing. Bagian dalam terdapat beberapa komponen yang terbuat dari material tertentu sesuai dengan fungsinya di dalam sistem elektronik tersebut. Pada bagian casing, material yang digunakan dapat bervariasi sesuai dengan tampilan yang ingin dibuat. Material yang dapat digunakan untuk casing adalah bahan alam solid (seperti kayu, bamboo, rotan) bahan sintetis (plastik), bahan olahan seperti plat logam ataupun serat dan tekstil.
Proses dan Alat Produksi Alat Komunikasi
Proses produksi alat komunikasi dengan teknologi elektronik terdiri dari 2 (dua) tahapan utama yaitu pembuatan rangkaian elektrnik dan proses pembuatan casing, dan diakhiri dengan proses perakitan (assembling) yaitu menggabungkan bagian dalam dengan bagian casingnya. Proses pembuatan rangkaian elektronik membutuhkan ketelitian dan kepresisisan yang sangat tinggi. Satu kesalahan pemasangan komponen elektronik akan menyebabkan produk elektronik tidak dapat berfungsi.
Proses produksi dapat dibedakan menjadi produksi secara manual dan produksi dengan mesin (machinal). Proses pembuatan rangkaian elektronik secara manual dapat dilakukan dengan menggunkana solder (alat pemanas timah) untuk merekatkan komponen-komponen pada papan sirkuit.
Cara Merancang Produk Alat Komunikasi Pembuatan produk baru selalu dimulai dengan munculnya ide, demikian halnya juga dengan perancangan alat komunikasi. Ide tidak dapat muncul begitu saja, jika kita tidak melakukan pemikiran-pemikiran. Ide didapat mun gkin saat kita melakukan pengamatan tentang hal-hal di sekeliling kita, pembicaraan dengan teman-teman dan maupun informasi yang diperoleh dari buku, surat kabar, televise, radio, dan internet.
1. Riset : Mengetahui, Mengenali, Memahami, dan Mengempati
2. Pengembangan Konsep Desain Selubung (Casing)
a. Curah Pendapat
b. Rasionalisasi
c. Prototyping atau membuat studi model
d. Penentuan Desain Akhir
Pengemasan dan Perawatan Produk Alat Komunikasi dengan Sumber Arus DC Kemasan produk memiliki dua fungsi : fungsi perlindungan terhadap produk dan fungsi identitas. Saat member pesawat radio, kita mendapati pesawat radio tersebut berada dalam sebuah kotak karton atau kardus yang di dalamnya terdapat stryrofoam atau lipatan karton yang membentuk konstruksi tertentu. Kardus, stryrofoam, dan lipatan karton tersebut berfungsi melindungi produk dari benturan dan guncangan yang mungkin terkadi saat produk didistribusikan.
Kemasan akan dibuang, disimpan atau digunakan untuk fungsi lain, setelah produk telah sampai pada pengguna. Produk alat rekayasa, seperti alat elektronik digunakan sehari-hari sehingga kemasannya tidak dibutuhkan lagi. Casing produk elektronik dibuat untuk dapat melindungi komponen bagian dalam. Namun demikian, ada beberapa perawatan yang perlu dilakukan pada produk elektronik seperti alat komunikasi dengan sumber arus DC. Pada produk yang menggunakan sumber arus DC, harus dipastikan baterai dalam keadaan baik agar tidak merusak bagian lain yang terdapat di dalam produk. Baterai yang tidak dapat di-charge ulang sebaiknya dikeluarkan apabila produk tidak digunakan pada jangka waktu lama.
Wirausaha di Bidang Alat Komunikasi Wirausaha, menurut asal katanya terdiri dari wira dan usaha. Wira, berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha, berarti perbuatan amal, bekerja, berbuat sesuatu. Pengertian wirausaha, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun kegiatan untuk mengadakan produk baru, mengatur permodalan operasinya serta memasarkannya.
Sifat-sifat seorang wirausahawan sebagai berikut :
a. Percaya Diri
b. Berorientasikan tugas dan hasil
c. Berani mengambil risiko
d. Kepemimpinan
e. Keorisinilan/Keaslian
f. Berorientasi ke masa depan
Membuat Produk Alat Komunikasi Sederhana dengan Sumber Arus DC Pesawat radio adalah salah satu produk rekayasa penangkap gelombang radio yang paling sering kita temui dalam kehidupan kita sehari-hari. Pesawat radio terdiri atas rangkaian elektronik sederhana yang dilengkapi dengan antenna untuk menangkap gelombang radio serta speaker dan pengatur suara. Pada proyek ini, kita membuat sebuah produk radio memanfaatkan sumber arus DC. Proyek ini akan terdiri atas pembuatan rangkaian elektronik untuk sebuah radio penangkap gelombang FM, dan pembuatan casing radio yang diawali dengan proses perancangan atau desain.
Rabu, 26 April 2017
PENGERTIAN TOPENG MATERI KELAS 10 SEMESTER 2
PENGERTIAN TENTANG TOPENG
Gubi: aak Duma.
Topeng adalah benda dari kertas, kayu, plastik, kain, atau logam yang dipakai menutup wajah seseorang. Topeng telah menjadi salah satu bentuk ekspresi paling tua yang pernah diciptakan manusia. Pada sebagian besar masyarakat dunia, topeng memegang peranan penting dalam berbagai sisi kehidupan, karena menyimpan nilai-nilai magis dan juga religis. Peranan topeng yang besar sebagai simbol-simbol khusus dalam berbagai uparaca dan kegiatan adat.Wujud topeng yang diekspresikan oleh manusia pada awalnya adalah untuk upacara keagamaan, dan kemudian diekspresikan juga melalui bentuk atraksi untuk menyertai berbagai ritual tertentu. Topeng di berbagai daerah umumnya dapa berupa aktifitas penghormatan berupa adegan sesembahan (pemujaan) atau memperjelas watak (karakter) tertentu dalam sajian seni pertunjukan. Bentuk topeng bermacam-macam, hal ini disebabkan oleh prilaku adaptif dari manusia yang mengimitasi berbagai objek, misalnya menggambarkan binatang dalam bentuk atraksi ritual ‘perburuan’, menggambarkan roh-roh atau mahluk-mahluk mitolisi tertentu. Pada perkembangannya, topeng lebih sepesifik juga menggambarkan watak manusia, dan tempramental emosionalnya, seperti: marah, ada yang lembut, dan adapula yang kebijaksanaan.Kehidupan masyarakat modern saat ini menempatkan topeng sebagai salah satu bentuk karya seni. Tidak hanya karena artistik, tetapi juga menyimpan nilai-nilai yang bersifat simbolis. Karena topeng dalam kehidupan ini telah menunjukan sesuatu yang bersifat esensial yaitu menyembunyikan ‘wajah’ asali dari seseorang. Artinya wajah seseorang memang sengaja tidak boleh diperlihatkan secara umum. Hal ini sangat jelas diturunkan oleh konsep yang bersifat transendental (tuhan). Alam transendental dalam berbagai pemahaman religius menunjukan aspek ‘ketabuan’, bahwa tidak ada yang dengan sengaja berani atau mampu menggambarkan ‘wajah’ sifat transendental. Sehingga konsep tentang ‘Dewa Raja’ sangat ditabukan untuk ditatap langsung oleh rakyat. Demikian juga rakyat, pada umumnya rakyat juga tidak diperkenankan untuk menatap langsung ‘raja’, oleh karena itu untuk menunjukan kepatuhan seringkali rakyat yang menghadap raja selalu mengenakan topeng, atau sengaja ditutup dengan topeng tertentu. Aspek yang dianggap tabu itu mengakibatkan mendasari berbagai konsep kesenian etnik, bahwa jika orang yang tampil di atas penggu selalu mengenakan topeng, atau membuat sikapnya berubah dan bertentangan (paradox) dengan watak aslinya.Pengertian yang paling mendasar dari ‘topeng’ adalah benda menutup wajah agar dapat mengubah atau membentuk karakteristik wajah yang baru. Penyimpanan wajah asli ini dimaksudkan sebagai simbol, bahwa aspek yang sesungguhnya sifat selalu disembunyikan agar tidak sesegera mungkin di ketahui oleh orang lain, bahkan banyak orang yang sengaja mencari wajah baru yang membuat dirinya tampil seperti apa yang dipikirkan.
Gubi: aak Duma.
Topeng adalah benda dari kertas, kayu, plastik, kain, atau logam yang dipakai menutup wajah seseorang. Topeng telah menjadi salah satu bentuk ekspresi paling tua yang pernah diciptakan manusia. Pada sebagian besar masyarakat dunia, topeng memegang peranan penting dalam berbagai sisi kehidupan, karena menyimpan nilai-nilai magis dan juga religis. Peranan topeng yang besar sebagai simbol-simbol khusus dalam berbagai uparaca dan kegiatan adat.Wujud topeng yang diekspresikan oleh manusia pada awalnya adalah untuk upacara keagamaan, dan kemudian diekspresikan juga melalui bentuk atraksi untuk menyertai berbagai ritual tertentu. Topeng di berbagai daerah umumnya dapa berupa aktifitas penghormatan berupa adegan sesembahan (pemujaan) atau memperjelas watak (karakter) tertentu dalam sajian seni pertunjukan. Bentuk topeng bermacam-macam, hal ini disebabkan oleh prilaku adaptif dari manusia yang mengimitasi berbagai objek, misalnya menggambarkan binatang dalam bentuk atraksi ritual ‘perburuan’, menggambarkan roh-roh atau mahluk-mahluk mitolisi tertentu. Pada perkembangannya, topeng lebih sepesifik juga menggambarkan watak manusia, dan tempramental emosionalnya, seperti: marah, ada yang lembut, dan adapula yang kebijaksanaan.Kehidupan masyarakat modern saat ini menempatkan topeng sebagai salah satu bentuk karya seni. Tidak hanya karena artistik, tetapi juga menyimpan nilai-nilai yang bersifat simbolis. Karena topeng dalam kehidupan ini telah menunjukan sesuatu yang bersifat esensial yaitu menyembunyikan ‘wajah’ asali dari seseorang. Artinya wajah seseorang memang sengaja tidak boleh diperlihatkan secara umum. Hal ini sangat jelas diturunkan oleh konsep yang bersifat transendental (tuhan). Alam transendental dalam berbagai pemahaman religius menunjukan aspek ‘ketabuan’, bahwa tidak ada yang dengan sengaja berani atau mampu menggambarkan ‘wajah’ sifat transendental. Sehingga konsep tentang ‘Dewa Raja’ sangat ditabukan untuk ditatap langsung oleh rakyat. Demikian juga rakyat, pada umumnya rakyat juga tidak diperkenankan untuk menatap langsung ‘raja’, oleh karena itu untuk menunjukan kepatuhan seringkali rakyat yang menghadap raja selalu mengenakan topeng, atau sengaja ditutup dengan topeng tertentu. Aspek yang dianggap tabu itu mengakibatkan mendasari berbagai konsep kesenian etnik, bahwa jika orang yang tampil di atas penggu selalu mengenakan topeng, atau membuat sikapnya berubah dan bertentangan (paradox) dengan watak aslinya.Pengertian yang paling mendasar dari ‘topeng’ adalah benda menutup wajah agar dapat mengubah atau membentuk karakteristik wajah yang baru. Penyimpanan wajah asli ini dimaksudkan sebagai simbol, bahwa aspek yang sesungguhnya sifat selalu disembunyikan agar tidak sesegera mungkin di ketahui oleh orang lain, bahkan banyak orang yang sengaja mencari wajah baru yang membuat dirinya tampil seperti apa yang dipikirkan.
DEFINISI PUISI MATERI KELAS X SEMESTER 2
Puisi adalah bentuk karangan yang terikat oleh rima, ritma, ataupun jumlah baris serta ditandai oleh bahasa yang padat. Menurut zamannya, puisi dibedakan atas puisi lama dan puisibaru. c) Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun rima.
BAHASA INNDONESIA PUISI GURU
Pahlawan Pendidikan
Jika dunia kami yang dulu kosongtak pernah kau isii,
Mungkin hanya ada warna hampa, gelaptak bisa apa-apa
, tak bisa kemana-mana Tapi kini dunia kami penuh warna
Dengan goresan garis-garis, juga kataYang dulu hanya
jadi mimpiKini mulai terlihat bukan lagi mimpiItu karena kau yang mengajarkanTentang mana warna yang indahTentang garis yang harus dilukisJuga tentang kata yang harus dibacaTerimakasih guruku dari hatikuUntuk semua pejuang pendidikanDengan pendidikanlah kita bisa memperbaiki bangsaDengan pendidikanlah nasib kita bisa dirubahApa yang tak mungkin kau jadikan mungkinHanya ucapan terakhir dari mulutkuDi hari pendidikan nasional iniGempitakanlah selalu jiwamu
Jika dunia kami yang dulu kosongtak pernah kau isii,
Mungkin hanya ada warna hampa, gelaptak bisa apa-apa
, tak bisa kemana-mana Tapi kini dunia kami penuh warna
Dengan goresan garis-garis, juga kataYang dulu hanya
jadi mimpiKini mulai terlihat bukan lagi mimpiItu karena kau yang mengajarkanTentang mana warna yang indahTentang garis yang harus dilukisJuga tentang kata yang harus dibacaTerimakasih guruku dari hatikuUntuk semua pejuang pendidikanDengan pendidikanlah kita bisa memperbaiki bangsaDengan pendidikanlah nasib kita bisa dirubahApa yang tak mungkin kau jadikan mungkinHanya ucapan terakhir dari mulutkuDi hari pendidikan nasional iniGempitakanlah selalu jiwamu
BUIDAYA TANAMAN PANGAN KELAS X SEMESTER 2
PenanamanHal yang harus diperhatikan:1.Waktu Tanam2.Pola Tanam3.Jarak Tanam4.Arah barisan 1.Siapkan Lahan tempat Menanam Singkong Singkong membutuhkan tanah yang gembur dan subur agar umbi yang dihasilkan bisa maksimal ukurannya selain kualitasnya,untuk itu sebelum Anda menanamnya, tanah tempat Anda menanam harus dicangkul terlebih dahulu. Anda dapat menggunakanteknik gundukan tanah memanjang seperti ketika Anda menanamcabai . Letakkan sampah daun yang nantinya akan berfungsisebagai pupuk alami di dalam gundukan tanah yang Anda buat tadi. Jangan lupa membuat jalan air antara gundukan yang satudengan lain agar tanah gundukan untuk menanam singkong tadi tidak terendam air.2.Siapkan Bibitnya dan Tanam Setelah tanah atau lahannya sudah siap, Anda dapat mulai memilihbibit singkong terbaikdan menanamnya. Beri jarak antar bibitkurang lebih 7 hingga 10cm agar tidak terlalu rapat. Perhatikan waktu Anda menanamnya supaya tidak terbalik, ujung bawah yangditanam ke dalam tanah adalah bagian bibit yang tua.3.Perawatan Tanaman SingkongMerawat singkong yang sudah Anda tanam tadi akan kita bagi menjadi 3 seperti di bawah ini:Merawat Tunas •Setelah beberapa waktu, akan mulai tumbuh tunas dari bibit yang Anda tanam. Anda harus menyingkirkan semua rumput yangtumbuh selama tunas muncul agar tanaman Anda tidak kekurangan unsur hara yang merupakan makanannya karena diambil olehrumput yang tumbuh di sekitarnya.Mengairi Tanaman Anda harus menjaga agar bibit yang Anda tanam tidak kekurangan air, tetapi usahakan agar tanaman Anda tidak terendam hinggabasah.#Memberi Pupuk Berikan pupuk kandang – Anda bisa membeli atau membuatnya sendiri dari ternak yang Anda miliki jika Anda memang petaniyang memiliki ternak. Pupuk kandang ini berguna untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman singkong Anda terutamadaunnya. P A N E N #Ciri dan Umur PanenKetela pohon dapat dipanen pada saat pertumbuhan daun bawah mulai berkurang. Warna daun mulai menguning dan banyak yang rontok.Umur panen tanaman ketela pohon telah mencapai 6 –8 bulan untuk varietas Genjah dan 9 –12 bulan untuk varietas Dalam.#Cara PanenKetela pohon dipanen dengan cara mencabut batangnya dan umbi yang tertinggal diambil dengan cangkul atau garpu tanah.PASCA PANEN #Pengumpulan Hasil panen dikumpulkan di lokasi yang cukup strategis, aman dan mudah dijangkau oleh angkutan.#Penyortiran dan Penggolongan Pemilihan atau penyortiran umbi ketela pohon sebenarnya dapat dilakukan pada saat pencabutan berlangsung. Akan tetapi penyortiran umbiketela pohon dapat dilakukan setelah semua pohon dicabut dan ditampung dalam suatu tempat. Penyortiran dilakukan untuk memilih umbiyang berwarna bersih terlihat dari kulit umbi yang segar serta yang cacat terutama terlihat dari ukuran besarnya umbi serta bercakhitam/garis-garis pada daging umbi.#Penyimpanan Cara penyimpanan hasil panen umbi ketela pohon dilakukan dengan cara sebagai berikut:a)Buat lubang di dalam tanah untuk tempat penyimpanan umbi segar ketela pohon tersebut. Ukuran lubang disesuaikan dengan jumlah umbiyang akan disimpan.b)Alasi dasar lubang dengan jerami atau daun-daun, misalnya dengan daun nangka atau daun ketela pohon itu sendiri.c) Masukkan umbi ketela pohon secara tersusun dan teratur secara berlapis kemudian masing-masing lapisan tutup dengan daun-daunansegar tersebut di atas atau jerami.d) Terakhir timbun lubang berisi umbi ketela pohon tersebut sampai lubang permukaan tertutup berbentuk cembung, dan sistempenyimpanan seperti ini cukup awet dan membuat umbi tetap segar seperti aslinya.#Pengemasan dan Pengangkutan Pengemasan umbi ketela pohon bertujuan untuk melindungi umbi dari kerusakan selama dalam pengangkutan. Untuk pasaran antar kota/dalam negeri dikemas dan dimasukkan dalam karung-karung goni atau keranjang terbuat dari bambu agar tetap segar. Khusus untukpemasaran antar pulau maupun diekspor, biasanya umbi ketela pohon ini dikemas dalam bentuk gaplek atau dijadikan tepung tapioka.Kemasan selanjutnya dapat disimpan dalam karton ataupun plastik-plastik dalam perbagai ukuran, sesuai permintaan produsen.Setelah dikemas umbi ketela pohon dalam bentuk segar maupun dalam bentuk gaplek ataupun tapioka diangkut dengan alat trasportasi baiktradisional maupun modernke pihak konsumen, baik dalam maupun luar negeri
Pengertian hikmah,dan manfatnya sunnah
gubi;Rahmat
Pengertian As-sunnah
As-sunnah menurut bahasa berarti ketetapan, cara , atau suatu hal yang biasa di lakukan. menurut istilah sunnah berarti :
" segala yang di sampaikan oleh Rasulullah saw, baik berupa perkataan perbuatan atau pengakuan atau penetapan "
Isi Kandungan As-sunnah
Isi kandungan As-sunnah sebagai sumber hukum islam kedua bagi umat islam berisi tiga hal , yaitu sebagai berikut :
1.) Berisi Sunnah Qauliyah , artinya sunah yang berupa perkataan Rasulullah saw. contohnya hadist tentang niat
" Sesungguhnya setiap amal itu tergantung kepada niatnya" ( HR . Bukhari Muslim )
2.) Berisi sunnah Fi'liyah, yaitu perbuatan Rasulullah saw. yang di simpulkan sebagai perintah atau larangan melalui contoh atau teladan Rasulullah saw. Contohnya ; pelaksanaan salat , zakat dan haji
3.) Berisi Sunnah Taqririyah , yakni sunah yang berbentuk pengakuan atau ketetapan Rasulullah saw, tentang segala sesuatu seperti kisah salatnya dua orang sahabat sedang musafir. kedua sahabat yang sedang musafir itu melakukan bersuci dahulu dengan cara tayamum terlebih dahulu sebelum salat. setelah selesai salat di temukan air yang cukup. seorang sahabat berwudu dan mengulangi salatnya, sementara sahabat yang lain tidak mengulangi salatnya. ketika bertemu dengan Nabi , kedua sahabat melaporkan perilah salatnya. kepada kedua sahabat ini Nabi mengatakan , bagi sahabat yang mengulai salatnya setelah di termukan air dengan jumlah yang cukup, memperoleh pahala dua. adapun sahabat yang tidak mengulangi salatnya , pahalanya satu.
Kedudukan As-Sunnah
Semua yang bersumber dari Nabi Muhammad saw. di sebut As-sunnah. di dalam hukum islam , As-sunnah memiliki kedudukan sebagai berikut.
1. Sebagai dasar hukum islam yang kedua
Kaum muslim sepakat bahwa As-sunnah menjadi dasar hukum islam yang kedua setelah Al-Qur'an. kesimpulan itu di peroleh dari dalil-dalil yang memberi petunjuk tentang kedudukan dan fungsi As-sunnah . Allah Berfirman :
"......Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah......" (QS Al-Hasur/59 :7)
2. Menguatkan dan menegaskan hukum Al Qur'an
Hukum yang ada di dalam Al Qur'an di kuatkan oleh As-sunnah. contohnya , perintah Allah kepada umat islam untuk melaksanakan salat , puasa , zakat , haju , larangan durhaka kepada orang tya , dan larangan membunuh , kecuali yang berhak. semua hukum tersebut , selain telah di sebutkan di dalam Al Qur'an, juga di sebutkan di dalam As-Sunnah. seperti yang terdapat dalam hadis yang berbunyi:
" Rasulullah saw bersabda ; tidak di terima salat seorang yang berhada sebelum ia berwudhu " (HR Bukhari )
Hadis di atas memperkuat QS - Al maidah/5 : 6 ) mengenai kewajiban berwudhu bagi seorang yang akan melaksanakan salat. ayat yang di maksud berbunyi:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا
بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَٰكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
" Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur."
(QS: Al-Maidah Ayat: 6) NB: ini saya kutip dari website http://quran-terjemah.org/al-maidah/6.html
3. Menjelaskan dan memerinci hukum yang global (mujmal)
Tidak semua perintah Allah di dalam Al Qur'an telah menunjukkan perbuatan yang rinci sehingga mudah di mengerti oleh umat islam. sebaliknya , banyak ayat Al Qur'an yang berisi hukum yang masih umum sehingga peran As-Sunnah adalah memberi penjelasan secara Rinci . Contoh Hadist yang menerangkan tentang bagaimana cara mendirikan salat. Nabi bersabda :
" Salatlah kamu sebagaimana engkau melihat aku Salat " ( HR. Bukhari )
Hadits di atas menjelaskan secara rinci dari Qs Al Baqarah ayat 43 yang berbunyi:
artinya : Dan laksanakanlah salat , tunaikanlah zakat , dan rukuklah beserta orang orang yang rukuk ( QS . Al Baqarah/2 : 33)
4. Menetapkan hukum yang tidak ada di dalam Al Qur'an
Salah satu sifat Al Qur'an berlaku sepanjang masa , adalah adanya peran dan kedudukan As-Sunnah terhadap yang bersifat li at-tasry, yaitu menetapkan hukum yang tidak ada di dalam Al Qur'an, contohnya hadist tentang zakat fitrah :
" Bahwasanya Rasulullah saw, telah mewajibkan zakat fitrah kepada umat islam pada bulan romadhon satu Sha' (setara 2,5 kg) kurma atau gandung untuk setiap orang , baik merdeka atau hamba , laki - laki atau perempuan " ( HR Muslim )
Pengertian As-sunnah
As-sunnah menurut bahasa berarti ketetapan, cara , atau suatu hal yang biasa di lakukan. menurut istilah sunnah berarti :
" segala yang di sampaikan oleh Rasulullah saw, baik berupa perkataan perbuatan atau pengakuan atau penetapan "
Isi Kandungan As-sunnah
Isi kandungan As-sunnah sebagai sumber hukum islam kedua bagi umat islam berisi tiga hal , yaitu sebagai berikut :
1.) Berisi Sunnah Qauliyah , artinya sunah yang berupa perkataan Rasulullah saw. contohnya hadist tentang niat
" Sesungguhnya setiap amal itu tergantung kepada niatnya" ( HR . Bukhari Muslim )
2.) Berisi sunnah Fi'liyah, yaitu perbuatan Rasulullah saw. yang di simpulkan sebagai perintah atau larangan melalui contoh atau teladan Rasulullah saw. Contohnya ; pelaksanaan salat , zakat dan haji
3.) Berisi Sunnah Taqririyah , yakni sunah yang berbentuk pengakuan atau ketetapan Rasulullah saw, tentang segala sesuatu seperti kisah salatnya dua orang sahabat sedang musafir. kedua sahabat yang sedang musafir itu melakukan bersuci dahulu dengan cara tayamum terlebih dahulu sebelum salat. setelah selesai salat di temukan air yang cukup. seorang sahabat berwudu dan mengulangi salatnya, sementara sahabat yang lain tidak mengulangi salatnya. ketika bertemu dengan Nabi , kedua sahabat melaporkan perilah salatnya. kepada kedua sahabat ini Nabi mengatakan , bagi sahabat yang mengulai salatnya setelah di termukan air dengan jumlah yang cukup, memperoleh pahala dua. adapun sahabat yang tidak mengulangi salatnya , pahalanya satu.
Kedudukan As-Sunnah
Semua yang bersumber dari Nabi Muhammad saw. di sebut As-sunnah. di dalam hukum islam , As-sunnah memiliki kedudukan sebagai berikut.
1. Sebagai dasar hukum islam yang kedua
Kaum muslim sepakat bahwa As-sunnah menjadi dasar hukum islam yang kedua setelah Al-Qur'an. kesimpulan itu di peroleh dari dalil-dalil yang memberi petunjuk tentang kedudukan dan fungsi As-sunnah . Allah Berfirman :
"......Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah......" (QS Al-Hasur/59 :7)
2. Menguatkan dan menegaskan hukum Al Qur'an
Hukum yang ada di dalam Al Qur'an di kuatkan oleh As-sunnah. contohnya , perintah Allah kepada umat islam untuk melaksanakan salat , puasa , zakat , haju , larangan durhaka kepada orang tya , dan larangan membunuh , kecuali yang berhak. semua hukum tersebut , selain telah di sebutkan di dalam Al Qur'an, juga di sebutkan di dalam As-Sunnah. seperti yang terdapat dalam hadis yang berbunyi:
" Rasulullah saw bersabda ; tidak di terima salat seorang yang berhada sebelum ia berwudhu " (HR Bukhari )
Hadis di atas memperkuat QS - Al maidah/5 : 6 ) mengenai kewajiban berwudhu bagi seorang yang akan melaksanakan salat. ayat yang di maksud berbunyi:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا
بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَٰكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
" Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur."
(QS: Al-Maidah Ayat: 6) NB: ini saya kutip dari website http://quran-terjemah.org/al-maidah/6.html
3. Menjelaskan dan memerinci hukum yang global (mujmal)
Tidak semua perintah Allah di dalam Al Qur'an telah menunjukkan perbuatan yang rinci sehingga mudah di mengerti oleh umat islam. sebaliknya , banyak ayat Al Qur'an yang berisi hukum yang masih umum sehingga peran As-Sunnah adalah memberi penjelasan secara Rinci . Contoh Hadist yang menerangkan tentang bagaimana cara mendirikan salat. Nabi bersabda :
" Salatlah kamu sebagaimana engkau melihat aku Salat " ( HR. Bukhari )
Hadits di atas menjelaskan secara rinci dari Qs Al Baqarah ayat 43 yang berbunyi:
artinya : Dan laksanakanlah salat , tunaikanlah zakat , dan rukuklah beserta orang orang yang rukuk ( QS . Al Baqarah/2 : 33)
4. Menetapkan hukum yang tidak ada di dalam Al Qur'an
Salah satu sifat Al Qur'an berlaku sepanjang masa , adalah adanya peran dan kedudukan As-Sunnah terhadap yang bersifat li at-tasry, yaitu menetapkan hukum yang tidak ada di dalam Al Qur'an, contohnya hadist tentang zakat fitrah :
" Bahwasanya Rasulullah saw, telah mewajibkan zakat fitrah kepada umat islam pada bulan romadhon satu Sha' (setara 2,5 kg) kurma atau gandung untuk setiap orang , baik merdeka atau hamba , laki - laki atau perempuan " ( HR Muslim )
PENGERTIAN ,HIKMAH,MANFAAT HUSNUZON.
Pengertian Perilaku Husnuzan / HusnudzanHusnuzan menurut bahasa berasal dari lafal bahasa Arab 'husnun' yang artinya baik dan 'adzzhonnu' yang artinya prasangka. Kata husnudzan berarti prasangka baik yang merupakan lawan dari su'udzan atau prasangka buruk. Sedangkan secara istilah, husnuzab adalah setiap pikiran, anggapan dan prasangka baik terhadap orang lain.Membiasakan berperilaku husnusan atau berpasangka baik dalam kehidupan merupakan hal yang penting. Kita dapat melakukannya terhadap sesama muslim atau lainnya selama mereka tidak mengusik dan mendzolimi kita. Apabila setiap orang telah terbiasa menerapkan perilaku husnuzan terhadap sesamanya, maka insya Allah akan terwujud masyarakat yang harmonis, rukun dan saling menjaga. Tidak ada lagi masalah yang timbul karena prasangka-prasangka buruk (su'uzan) telah dihilangkan diantara mereka.Hukum Husnuzan Terhadap SesamaHukum berhusnuzan terhadap sesama manusia adalah mubah atau diperbolehkan. Ketika kita berhusnudzan pada orang lain, berarti kita telah menganggap bahwa orang itu baik. Sebaliknya, jika kira berprasangka buruk (su'uzan) terhadap orang lain, artinya kita menganggap orang tersebut bersalah, hal ini tentu dilarang dalam agama. Husnuzan dalam kehidupan sehari-hari akan membawa dampak positif, sedangkan terbiasa su'uzan akan membawa dampak negatif dalam kehidupan kita maupun orang lain.Bentuk-bentuk HusnuzanHusnuzan dapat dilakukan terhadap Allah swt, diri sendiri, dan orang lain. Namun yang paling utama adalah berhusnudzan kepada Allah swt. Mengapa demikian? karena Allah-lah yang telah melimpahkan berbagai karunia dan kasih sayang-Nya kepada kita sebagai manusia, diantaranya Allah memberi kita kehidupan, memberi nikmat sehat, iman dan islam kepada kita, dan apapun lainnya yang telah Allah berikan kepada kita. Semua pemberian Allah yang kita terima harus senantiasa kita sikapi dengan selalu berprasangka baik kepada Allah swt. Bentuk-bentuk perilaku husnudzan kepada Allah antara lain selalu bersyukur kepada Allah dan bersikap sabar terhadap segala permasalahan yang terjadi dalam hidup kita.Kemudian setelah berhusnudzan terhadap Allah swt, kita harus pula berprasangka baik atau berhusnudzan kepada diri sendiri. Husnuzan terhadap diri sendiri yaitu berbaik sangka terhadap segala kemampuan yang dimiliki oleh diri kita sendiri dan juga usaha yang telah kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Ciri-ciri orang yang berhusnudzan terhadap dirinya sendiri diantaranya memiliki rasa percaya diri, selalu berusaha secara maksimal, selalu berpikir positif dan rela berkorban. Dengan senantiasa berprasangka baik terhadap diri sendiri, niscaya kita akan selalu memiliki semangat yang tinggi untuk meraih kesuksesan dalam hidup.Selain berhusnudzan kepada Allah swt dan diri sendiri, kita juga diperintahkan untuk berhusnudzan kepada orang lain. Husnudzan terhadap orang lain berarti menganggap atau memandang orang lain itu baik. Orang yang memiliki sikap husnudzan terhadap orang lain, niscaya hidupnya akan memiliki banyak teman, disukai kawan dan disegani lawan. Sebaliknya, Allah melarang kita untuk merprasangka buruk kepada orang lain dengan mencari-cari kesalahan orang lain apalagi sampai menggunjingnya. Sebagaimana firman Allah swt.:يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلا تَجَسَّسُوا وَلا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًاArtinya: "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain..." (Q.S. Al-Hujurat: 12)Dampak Positif / Manfaat HusnuzanIslam telah menganjurkan umatnya agar senantiasa menjaga prasangka baik terhadap orang lain, karena sesungguhnya menyimpan prasangka buruk terhadap orang lain termasuk perbuatan tercela. Husnuzan merupakan salah satu contoh akhlaq, sifat atau perilaku terpuji yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain membawa kebaikan pada orang lain, Husnuzan juga akan membawa kebaikan terhadap diri sendiri. Sebagaimana firman Allah berikut:إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْArtinya: "Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri..." (Q.S. Al-Isra: 7)
Langganan:
Postingan (Atom)