GUBI:RAHMAT
Husnudzon (Q.S. Al Hujurat ayat 12)
OCTOBER 9, 2014 AMALIA BINTANG1 COMMENTArtinya :Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka. Sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.HUSNUDZONHusnudzon berasal dari kata ‘hasan‘ yang artinya baik, dan ‘dhon’ yang artinya prasangka. Maka husnudzon artinya prasangka baik. Sementara lawan kata dari husnudzon adalah suudzon atau prasangka buruk.Dalam Q.S. Al Hujurat ayat 12 di atas, terdapat pesan kita harus menghindari prasangka. Karena sebagian prasangka itu dosa. Dan kita harus menghindari 3 hal, yaitu :prasangkamencari kesalahan orang lainmenggunjingkarena apabila kita melakukan ketiga hal tersebut, artinya sama saja kita memakan bangkai saudara kita sendiri.Namun, apabila kita sudah terlanjur melakukan, maka bertaqwalah dan bertaubatlah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang.Taubat yang dimaksud disini adalah taubat nasuha. Taubat yang sungguh-sungguh. Dengan merenung dan menyesali, berhenti melakukan, lalu mengganti dengan perbuatan yang baik.Hikmah dari husnudhon antara lain :TenangPikiran positifOptimisQonaahhal tersebut dapat diwujudkan dengan :BersyukurIntrospeksi diriIkhlasHadits tentang husnudzonSesungguhnya Allah berkata : Aku sesuai prasangka hambaku padaku. Jika prasangka itu baik, maka kebaikan baginya. Dan apabila prasangka itu buruk, maka keburukan baginya. (HR. Muslim)dalam hadits tersebut, terdapat pesan bahwa kita tidak boleh berprasangka buruk pada Allah. Berprasangka baiklah pada Allah, maka akan datang kebaikan untuk kita.
Rabu, 26 April 2017
DAKWAH KEJUJURAN
GUBI,RAHMAT
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuhJamaah muslim yang selalu dalam lindungan rahmat Allah SWT.Jujur merupakan bentuk dari kesesuaian antara ucapan dan perbuatan, kesesuaian antara informasi dan kenyataan, bentuk ketegasan dan juga kemantapan hati serta sesuatu yang baik yang tidak dicampuri dengan kedustaan. Sebagai umat Islam yang beriman, nilai-nilai kejujuran merupakan salah satu hal yang sangat penting, bahkan dalam Al Quran pun juga telah ditegaskan tentang arti penting kejujuran yaitu“ wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah, dan hendaklah kalian bersama orang0orang yang benar “ QS. At Taubah 119 ).Seorang Imam Besar yaitu Imam AL Ghazali telah membagi kejujuran dalam 5 bentuk yaitu :Jujur dalam ucapanJujur dalam ucapan mengandung arti tentang tiap kata yang emluncur dari mulut kita sebaiknya selalu mengandung kebenaran. Bahkan dalam hadist nabi telah disebutkan “ barangsiapa diantara kalian yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam “ (HR. Bukhori – Muslim).Jujur dalam berniatNiat merupakan satu langkah awal yang paling penting dalam melakukan suatu perbuatan. Dan bentuk dari jujur dalam niat adalah berbanding lurus antara apa yang diniatkan dengan perbuatan yang dilakukan.Jujur dalam kemauanBersikap jujur terhadap kemauan merupakan salah satu usaha agar dapat terhindar dari berbagai kesalahan dalam meyampaikan sebuah kebenaran. Pada waktu seseorang telah jujur dengan kemauanya, maka tidak ada hal yang akan dia capai kecuali melakukan segala perkara yang telah dibenarkan oleh Allah dan Rosulnya.Jujur dalam menepati janjiSeperti yang telah kita ketahui bahwa janji adalah hutang. Karena ini adalah hutang tentu wajib untuk di bayar dan harus senilai dengan hutang. Menapati janji juga bukan merupakan sembarang sikap. Dengan menepati janji , juga merupakan salah satu perwujudan perbuatan yang mempertaruhkan harkat dan martabat dirinya di hadapan orang lain hanya untuk memberikan keyakinan kepada orang lain tersebut bahwa ia sanggup untuk membayar hutangnya itu. Dengan melakukan sikap jujur, maka janji tersebut akan dapat terlunasi dan amanah pun juga bisa dijalankan.Jujur dalam perbuatanTentu dengan segala bentuk jujur dalam hati, dalam niat, kemauan dan juga janji, semuanya itu tak akan lengkap jika kita tidak mewujudkannya dalam bentuk perbuatan. Jujur dalam perbuatan mengandung arti memperlihatkan sesuatu apa adanya sesuai dengan apa yang terjadi.Jujur merupakan salah satu pondasi untuk kita dalam berakhlak mulia. Dengan selalu membiasakan berperilaku jujur, maka secara tidak langsung juga telah menunjukkan akhlak baik seorang muslim. Minimal marilah kita untuk jujur terhadap diri sendiri.Billahi taufik wal hidayah. Wassalamualaikum. Wr.wb
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuhJamaah muslim yang selalu dalam lindungan rahmat Allah SWT.Jujur merupakan bentuk dari kesesuaian antara ucapan dan perbuatan, kesesuaian antara informasi dan kenyataan, bentuk ketegasan dan juga kemantapan hati serta sesuatu yang baik yang tidak dicampuri dengan kedustaan. Sebagai umat Islam yang beriman, nilai-nilai kejujuran merupakan salah satu hal yang sangat penting, bahkan dalam Al Quran pun juga telah ditegaskan tentang arti penting kejujuran yaitu“ wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah, dan hendaklah kalian bersama orang0orang yang benar “ QS. At Taubah 119 ).Seorang Imam Besar yaitu Imam AL Ghazali telah membagi kejujuran dalam 5 bentuk yaitu :Jujur dalam ucapanJujur dalam ucapan mengandung arti tentang tiap kata yang emluncur dari mulut kita sebaiknya selalu mengandung kebenaran. Bahkan dalam hadist nabi telah disebutkan “ barangsiapa diantara kalian yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam “ (HR. Bukhori – Muslim).Jujur dalam berniatNiat merupakan satu langkah awal yang paling penting dalam melakukan suatu perbuatan. Dan bentuk dari jujur dalam niat adalah berbanding lurus antara apa yang diniatkan dengan perbuatan yang dilakukan.Jujur dalam kemauanBersikap jujur terhadap kemauan merupakan salah satu usaha agar dapat terhindar dari berbagai kesalahan dalam meyampaikan sebuah kebenaran. Pada waktu seseorang telah jujur dengan kemauanya, maka tidak ada hal yang akan dia capai kecuali melakukan segala perkara yang telah dibenarkan oleh Allah dan Rosulnya.Jujur dalam menepati janjiSeperti yang telah kita ketahui bahwa janji adalah hutang. Karena ini adalah hutang tentu wajib untuk di bayar dan harus senilai dengan hutang. Menapati janji juga bukan merupakan sembarang sikap. Dengan menepati janji , juga merupakan salah satu perwujudan perbuatan yang mempertaruhkan harkat dan martabat dirinya di hadapan orang lain hanya untuk memberikan keyakinan kepada orang lain tersebut bahwa ia sanggup untuk membayar hutangnya itu. Dengan melakukan sikap jujur, maka janji tersebut akan dapat terlunasi dan amanah pun juga bisa dijalankan.Jujur dalam perbuatanTentu dengan segala bentuk jujur dalam hati, dalam niat, kemauan dan juga janji, semuanya itu tak akan lengkap jika kita tidak mewujudkannya dalam bentuk perbuatan. Jujur dalam perbuatan mengandung arti memperlihatkan sesuatu apa adanya sesuai dengan apa yang terjadi.Jujur merupakan salah satu pondasi untuk kita dalam berakhlak mulia. Dengan selalu membiasakan berperilaku jujur, maka secara tidak langsung juga telah menunjukkan akhlak baik seorang muslim. Minimal marilah kita untuk jujur terhadap diri sendiri.Billahi taufik wal hidayah. Wassalamualaikum. Wr.wb
KAZIAN QR AL,ANFAL 8:72
A. Surah al-Anfal/8:72Akhlakul kharimah adalah segala sikap perilaku atau perbuatan baik yang tampak dalam kehidupan sehari-hari. Akhlakul karimah disebut juga akhlakul mahmudah yaitu sifat-sifat terpuji yang dilakukan seseorang. Sifat ini banyak disebutkan dalam ayat-ayat al-Quran salah satunya Surah Al-Anfal/8:72.
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاوَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَٰئِكَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يُهَاجِرُوا مَا لَكُمْ مِنْ وَلَايَتِهِمْ مِنْ شَيْءٍ حَتَّىٰ يُهَاجِرُوا ۚ وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ إِلَّا عَلَجَرُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ ىٰ قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada muhajirin), mereka itu satu sama lain saling menghubungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman tapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun bagimu melindungi mereka, sampai mereka berhijrah. (Tetapi) jika ereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah terikat perjanjian antara kamu dan mereka.Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (8:72)
Isi Kandungan Surah Al-Anfal/8:72
a. Perintah untuk berhijrah
b. Perintah untuk Jihad
Penerapan Perilaku yang Mencerminkan kandungan Al-Anfal/8:72
a. Berhjrah
1) Berpindah dari bodoh menjadi pintar dan cerdas, misalnya terus belajar dengan sungguh-sungguh.
2) Mengubah nasib dengan cara bekerja keras agar hidup lebih baik/sejahtera dari sebelumnya.
b. Berjihad
1) Bekerja keras mencari ilmu aga menjadi orang yang bermanfaat untuk keluarga dan orang lain.
2) Memanfaatkan masa muda untuk melakukan hal-hal positif.
3) Konsisten menjalankan syariat Islam dengan cara menunaikan rukun Islam sebaik mungkin sebagai proses meningkatkan kualitas ketakwaan.
4) Beramal saleh (berbuat baik) dan berjuang di jalan Allah dengan hanya menharap ridha Allah Swt.
5) Berjihad membangun negeri, menumpas korupsi, kemaksiatan, dan kemiskinan.
B. Surah Al-Hujurat/49:12
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلا تَجَسَّسُوا وَلا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ
Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada diantara kalian yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka makan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah pada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.” (49:12)
Isi Kandungan Surah al-Hujurat/49:12
a. Allah Swt. Memerintahkan kepada orang yang beriman agar tidak berprasangka tidak baik kepada orang lain karena sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa.
b. Diharamkan melakukan perbuatan intip-mengintip atau mencari-cari kesalahan orang lain, selalu usil atas apa yang dikerjakan orang lain.
c. Allah Swt. Memerintahkn kepada orang yang beriman agar tidak bergunjing dan menebar fitnah.
Penerapan perilaku sesuai Surah Al-Hujurat/49:12
1. Menjaga lidah dari perkataan yang menjurus ke prasangka buruk dan menjauhi bergunjing
2. Menjauhi intip-mengintip atau mencari kesalahan orang lain
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاوَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَٰئِكَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يُهَاجِرُوا مَا لَكُمْ مِنْ وَلَايَتِهِمْ مِنْ شَيْءٍ حَتَّىٰ يُهَاجِرُوا ۚ وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ إِلَّا عَلَجَرُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ ىٰ قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada muhajirin), mereka itu satu sama lain saling menghubungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman tapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun bagimu melindungi mereka, sampai mereka berhijrah. (Tetapi) jika ereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah terikat perjanjian antara kamu dan mereka.Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (8:72)
Isi Kandungan Surah Al-Anfal/8:72
a. Perintah untuk berhijrah
b. Perintah untuk Jihad
Penerapan Perilaku yang Mencerminkan kandungan Al-Anfal/8:72
a. Berhjrah
1) Berpindah dari bodoh menjadi pintar dan cerdas, misalnya terus belajar dengan sungguh-sungguh.
2) Mengubah nasib dengan cara bekerja keras agar hidup lebih baik/sejahtera dari sebelumnya.
b. Berjihad
1) Bekerja keras mencari ilmu aga menjadi orang yang bermanfaat untuk keluarga dan orang lain.
2) Memanfaatkan masa muda untuk melakukan hal-hal positif.
3) Konsisten menjalankan syariat Islam dengan cara menunaikan rukun Islam sebaik mungkin sebagai proses meningkatkan kualitas ketakwaan.
4) Beramal saleh (berbuat baik) dan berjuang di jalan Allah dengan hanya menharap ridha Allah Swt.
5) Berjihad membangun negeri, menumpas korupsi, kemaksiatan, dan kemiskinan.
B. Surah Al-Hujurat/49:12
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلا تَجَسَّسُوا وَلا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ
Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada diantara kalian yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka makan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah pada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.” (49:12)
Isi Kandungan Surah al-Hujurat/49:12
a. Allah Swt. Memerintahkan kepada orang yang beriman agar tidak berprasangka tidak baik kepada orang lain karena sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa.
b. Diharamkan melakukan perbuatan intip-mengintip atau mencari-cari kesalahan orang lain, selalu usil atas apa yang dikerjakan orang lain.
c. Allah Swt. Memerintahkn kepada orang yang beriman agar tidak bergunjing dan menebar fitnah.
Penerapan perilaku sesuai Surah Al-Hujurat/49:12
1. Menjaga lidah dari perkataan yang menjurus ke prasangka buruk dan menjauhi bergunjing
2. Menjauhi intip-mengintip atau mencari kesalahan orang lain
REGANGAN STRAIN FISIKA KELAS 10
Regangan (strain)
Regangan (strain) didefinisikan sebagai perbandingan antara penambahan panjang benda ΔX terhadap panjang mula-mula X. Regangan dirumuskan sebagai berikut.Keterangan:ε : regangan strain (tanpa satuan)ΔX : pertambahan panjang (m)X : panjang mula-mula (m)Makin besar tegangan pada sebuah benda, makin besar juga regangannya. Artinya, ΔX juga makin besar. Berdasarkan berbagai percobaan di laboratorium, diperoleh hubungan antara tegangan dan regangan untuk baja dan aluminium seperti tampak pada gambar berikut.Grafik perbandingan tegangan terhadap regangan untuk baja dan aluminiumBerdasarkan grafik pada gambar diatas, untuk tegangan yang sama, misalnya 1 × 108 N/m2, regangan pada aluminium sudah mencapai 0,0014, sedangkan pada baja baru berkisar pada 0,00045. Jadi, baja lebih kuat dari aluminium. Itulah sebabnya baja banyak digunakan sebagai kerangka (otot) bangunan-bangunan besar seperti jembatan, gedung bertingkat, dan jalan layang.
Regangan (strain) didefinisikan sebagai perbandingan antara penambahan panjang benda ΔX terhadap panjang mula-mula X. Regangan dirumuskan sebagai berikut.Keterangan:ε : regangan strain (tanpa satuan)ΔX : pertambahan panjang (m)X : panjang mula-mula (m)Makin besar tegangan pada sebuah benda, makin besar juga regangannya. Artinya, ΔX juga makin besar. Berdasarkan berbagai percobaan di laboratorium, diperoleh hubungan antara tegangan dan regangan untuk baja dan aluminium seperti tampak pada gambar berikut.Grafik perbandingan tegangan terhadap regangan untuk baja dan aluminiumBerdasarkan grafik pada gambar diatas, untuk tegangan yang sama, misalnya 1 × 108 N/m2, regangan pada aluminium sudah mencapai 0,0014, sedangkan pada baja baru berkisar pada 0,00045. Jadi, baja lebih kuat dari aluminium. Itulah sebabnya baja banyak digunakan sebagai kerangka (otot) bangunan-bangunan besar seperti jembatan, gedung bertingkat, dan jalan layang.
REGANGAN STRESS ILMU FISIKA KELAS 10
Regangan. Renggangan merupakan perubahan bentuk yang dialami sebuah benda jika dua buah gaya yang berlawanan arah (menjauhi pusat benda) dikenakan pada ujung-ujung benda.Mampatan. Mampatan adalah perubahan bentuk yang dialami sebuah benda jika dua buah gaya yang berlawanan arah (menuju pusat benda) dikenakan pada ujung-ujung benda.Geseran. Geseran adalah perubahan bentuk yang dialami sebuah benda jika dua buah gaya yang berlawanan arah dikenakan pada sisi-sisi bidang benda.
Tegangan (stress)
Tegangan (stress) pada benda, misalnya kawat besi, didefinisikan sebagai gaya persatuan luas penampang benda tersebut. Tegangan diberi simbol σ (dibaca sigma). Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut.Keterangan:F : besar gaya tekan/tarik (N)A : luas penampang (m2)σ : tegangan (N/m2)Bila dua buah kawat dari bahan yang sama tetapi luas penampangnya berbeda diberi gaya, maka kedua kawat tersebut akan mengalami tegangan yang berbeda. Kawat dengan penampang kecil mengalami tegangan yang lebih besar dibandingkan kawat dengan penampang lebih besar. Tegangan benda sangat diperhitungkan dalam menentukan ukuran dan jenis bahan penyangga atau penopang suatu beban, misalnya penyangga jembatan gantung dan bangunan bertingkat.
Tegangan (stress)
Tegangan (stress) pada benda, misalnya kawat besi, didefinisikan sebagai gaya persatuan luas penampang benda tersebut. Tegangan diberi simbol σ (dibaca sigma). Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut.Keterangan:F : besar gaya tekan/tarik (N)A : luas penampang (m2)σ : tegangan (N/m2)Bila dua buah kawat dari bahan yang sama tetapi luas penampangnya berbeda diberi gaya, maka kedua kawat tersebut akan mengalami tegangan yang berbeda. Kawat dengan penampang kecil mengalami tegangan yang lebih besar dibandingkan kawat dengan penampang lebih besar. Tegangan benda sangat diperhitungkan dalam menentukan ukuran dan jenis bahan penyangga atau penopang suatu beban, misalnya penyangga jembatan gantung dan bangunan bertingkat.
Materi kelas 10 smk
I. Materi PembelajaranMOMENTUM, IMPULS, DAN HUBUNGANNYA1. MomentumSetiap benda yang bergerak pasti memiliki momentum. Momentum merupakan hasil kali antara massa dengan kecepatan benda. Karena kecepatan merupakan besaran vektor, maka momentum juga termasuk besaran vektor yang arahnya sama dengan arah kecepatan benda. Secara matematis, persamaan momentum dapat ditulis sebagai berikut. Keterangan: p = momentum benda (kg . m/s) m = massa benda (kg) v = kecepatan benda (m/s)2. ImpulsImpuls benda didefinisikan sebagai hasil kali antara gaya dengan selang waktu gaya itu bekerja pada benda. Impuls temasuk besaran vektor yang arahnya sama dengan arah gaya. Untuk menghitung besar impuls dalam satu arah dapat Anda gunakan persamaan berikut. Keterangan: I = besar impuls (N.s) F = gaya yang bekerja pada benda (N) Dt = selang waktu (s)3. Hubungan Momemtum dan ImpulsBila benda dengan massa m bergerak karena pengaruh gaya konstan F sehingga timbul percepatan sebesar a, maka berdasar hukum II Newton diperoleh persamaan:, karena , maka:Persamaan di atas menyatakan bahwa impuls yang dikerjakan pada suatu benda sama dengan perubahan momentum yang dialami benda tersebut.HUKUM KEKEKALAN MOMENTUMHuygens, ilmuwan berkebangsaan belanda, melakukan eksperimen dengan menggunakan bola-bola bilyar untuk menjelaskan hukum kekekalan momentum.Perhatikan gambar berikut.Dua buah bola yang masing-masing bermassa m1 dan m2 bergerak dengan kecepatan v1 dan v2.Kemudian kedua benda bertumbukan dan setelah bertumbukan kecepatan masing-masing benda menjadi v1’ dan v2’. Karena tidak ada gaya luar yang bekerja pada sistem tersebut, maka momentum sistem kekal, artinya momentum sebelum dan sesudah tumbukan sama.Keterangan:v1 dan v2 = kecepatan masing-masing benda sebelum tumbukan (m/s)v1’ dan v2’ = kecepatan masing-masing benda setelah tumbukan (m/s)Persamaan diatas dinamakan hukum kekekalan momentum. Hukum ini menyatakan bahwa:”jika tidak ada gaya luar yang bekerja pada sistem, maka jumlah momentum sistem sebelum dan sesudah tumbukan kekal (tetap)”II. Materi PembelajaranTUMBUKANBanyak kejadian dalam kehidupan sehari-hari yang dapat dijelaskan dengan konsep momentum dan impuls.Di antaranya peristiwa tumbukan antara dua kendaraan. Tumbukan antara kedua benda yang kita bahas adalah tumbukan sentral, yaitu tumbukan yang terjadi bila titik pusat benda yang satu menuju ke titik pusat benda yang lain.Pada setiap jenis tumbukan berlaku hukum kekekalan momentum tetapi tidak selalu berlaku hukum kekekalan energi mekanik, sebab sebagian energi mungkin diubah menjadi energi bentuk lain, misalnya panas atau bunyi, akibat tumbukan atau terjadi perubahan bentuk benda.Besarnya kecepatan relatif juga berkurang dengan suatu faktor tertentu yang disebut koefisien restitusi (e).Jenis-Jenis Tumbukan1. Tumbukan Lenting SempurnaPada tumbukan lenting sempurna tidak terdapat kehilangan energi, sehingga berlaku:a. Hukum kekekalan energi kinetikb. Hukum kekekalan momentumc. Koefisien restitusi (e = 1)2. Tumbukan Lenting SebagianPada tumbukan lenting sebagian terdapat kehilangan energi, sehingga berlaku:a. Hukum kekekalan momentumb. Koefisien restitusi (0 < e < 1)Pada kasus sebuah bola yang dilepas dari ketinggian h1di atas lantai. Setelah menumbuk lantai bola akan terpental setinggi h2.3. Tumbukan Tidak Lenting Sama SekaliPada tumbukan tidak lenting sama sekali , setelah tumbukan kedua benda menjadi satu dan bergerak bersama-sama (v1’ = v2’ = v’) sehingga berlaku:a. Hukum kekekalan momentumb. Koefisien restitusi (e = 0)Satuan Pendidikan :
Hukum kekekalan momentum untuk kelas 10 smk
FISIKA
Hukum kekekalan momentum menyatakan bahwa “jika tidak ada gaya luar yang bekerja pada sistem, maka momentum total sesaat sebelum sama dengan momentum total sesudah tumbukan”. ketika menggunakan persamaan ini, kita harus memerhatikan arah kecepatan tiap benda.Advertisment
Hukum Kekekalan Momentum
Huygens, ilmuwan berkebangsaan belkita, melakukan eksperimen dengan menggunakan bola-bola bilyar untuk menjelaskan hukum kekekalan momentum. Perhatikan uraian berikut. Dua buah bola pada gambar diatas bergerak berlawanan arah saling mendekati. Bola pertama massanya m1, bergerak dengan kecepatan v1. Sedangkan bola kedua massanya m2 bergerak dengan kecepatan v2. Jika kedua bola berada pada lintasan yang sama dan lurus, maka pada suatu saat kedua bola akan bertabrakan.Dengan memperhatikan analisis gaya tumbukan bola pada gambar diatas ternyata sesuai dengan pernyataan hukum III Newton. Kedua bola akan saling menekan dengan gaya F yang sama besar, tetapi arahnya berlawanan. Akibat adanya gaya aksi dan reaksi dalam selang waktu Δt tersebut, kedua bola akan saling melepaskan diri dengan kecepatan masing-masing sebesar v’1 dan v’2. Penurunan rumus secara umum dapat dilakukan dengan meninjau gaya interaksi saat terjadi tumbukan berdasarkan hukum III Newton.Faksi = – FreaksiF1 = – F2Impuls yang terjadi selama interval waktu Δt adalah F1 Δt = -F2 Δt . kita ketahui bahwa I = F Δt = Δp , maka persamaannya menjadi seperti berikut.Δp1 = – Δp2m1v1 – m1v’1 = -(m2v2 – m2v’2)m1v1 + m2v2 = m1v’1 + m2v’2p1 + p2 = p’1 + p’2Jumlah momentum awal = Jumlah momentum akhirKeterangan:p1, p2 : momentum benda 1 dan 2 sebelum tumbukanp‘1, p’2 : momentum benda 1 dan 2 sesudah makananm1, m2 : massa benda 1 dan 2v1, v2 : kecepatan benda 1 dan 2 sebelum tumbukanv’1, v’2 : kecepatan benda 1 dan 2 sesudah tumbukan
Bunyi Hukum Kekakalan Momentum
Persamaan di atas dinamakan hukum kekekalan momentum. Hukum kekakalan momentum menyatakan bahwa “jika tidak ada gaya luar yang bekerja pada sistem, maka momentum total sesaat sebelum sama dengan momentum total sesudah tumbukan”. ketika menggunakan persamaan ini, kita harus memerhatikan arah kecepatan tiap benda.
Contoh Aplikasi Hukum Kekekalan Momentum
Contoh aplikasi dari hukum kekekalan momentum adalah roket dan pistol. Pada Gambar 5.3 tampak sebuah pistol yang digantung pada seutas tali. Saat peluru ditembakkan ke kanan dengan alat jarak jauh seperti remote, senapan akan tertolak ke kiri. Percepatan yang diterima oleh pistol ini berasal dari gaya reaksi peluru pada pistol (hukum III Newton).Contoh aplikasi yang lain adalah pada sistem roket. Percepatan roket diperoleh dengan cara yang mirip dengan bagaimana senapan memperoleh percepatan. Percepatan roket berasal dari tolakan gas yang disemburkan roket. Tiap molekul gas dapat dianggap sebagai peluru kecil yang ditembakkan roket. Jika gaya gravitasi diabaikan, maka peristiwa peluncuran roket memenuhi hukum kekekalan momentum.Mula-mula sistem roket diam, sehingga momentumnya nol. Sesudah gas menyembur keluar dari ekor roket, momentum sistem tetap. Artinya momentum sebelum dan sesudah gas keluar sama. Berdasarkan hukum kekekalan momentum, besarnya kelajuan roket tergantung banyaknya bahan bakar yang digunakan dan besar kelajuan semburan gas. Hal inilah yang menyebabkan wahana roket dibuat bertahap banyak.
Hukum kekekalan momentum menyatakan bahwa “jika tidak ada gaya luar yang bekerja pada sistem, maka momentum total sesaat sebelum sama dengan momentum total sesudah tumbukan”. ketika menggunakan persamaan ini, kita harus memerhatikan arah kecepatan tiap benda.Advertisment
Hukum Kekekalan Momentum
Huygens, ilmuwan berkebangsaan belkita, melakukan eksperimen dengan menggunakan bola-bola bilyar untuk menjelaskan hukum kekekalan momentum. Perhatikan uraian berikut. Dua buah bola pada gambar diatas bergerak berlawanan arah saling mendekati. Bola pertama massanya m1, bergerak dengan kecepatan v1. Sedangkan bola kedua massanya m2 bergerak dengan kecepatan v2. Jika kedua bola berada pada lintasan yang sama dan lurus, maka pada suatu saat kedua bola akan bertabrakan.Dengan memperhatikan analisis gaya tumbukan bola pada gambar diatas ternyata sesuai dengan pernyataan hukum III Newton. Kedua bola akan saling menekan dengan gaya F yang sama besar, tetapi arahnya berlawanan. Akibat adanya gaya aksi dan reaksi dalam selang waktu Δt tersebut, kedua bola akan saling melepaskan diri dengan kecepatan masing-masing sebesar v’1 dan v’2. Penurunan rumus secara umum dapat dilakukan dengan meninjau gaya interaksi saat terjadi tumbukan berdasarkan hukum III Newton.Faksi = – FreaksiF1 = – F2Impuls yang terjadi selama interval waktu Δt adalah F1 Δt = -F2 Δt . kita ketahui bahwa I = F Δt = Δp , maka persamaannya menjadi seperti berikut.Δp1 = – Δp2m1v1 – m1v’1 = -(m2v2 – m2v’2)m1v1 + m2v2 = m1v’1 + m2v’2p1 + p2 = p’1 + p’2Jumlah momentum awal = Jumlah momentum akhirKeterangan:p1, p2 : momentum benda 1 dan 2 sebelum tumbukanp‘1, p’2 : momentum benda 1 dan 2 sesudah makananm1, m2 : massa benda 1 dan 2v1, v2 : kecepatan benda 1 dan 2 sebelum tumbukanv’1, v’2 : kecepatan benda 1 dan 2 sesudah tumbukan
Bunyi Hukum Kekakalan Momentum
Persamaan di atas dinamakan hukum kekekalan momentum. Hukum kekakalan momentum menyatakan bahwa “jika tidak ada gaya luar yang bekerja pada sistem, maka momentum total sesaat sebelum sama dengan momentum total sesudah tumbukan”. ketika menggunakan persamaan ini, kita harus memerhatikan arah kecepatan tiap benda.
Contoh Aplikasi Hukum Kekekalan Momentum
Contoh aplikasi dari hukum kekekalan momentum adalah roket dan pistol. Pada Gambar 5.3 tampak sebuah pistol yang digantung pada seutas tali. Saat peluru ditembakkan ke kanan dengan alat jarak jauh seperti remote, senapan akan tertolak ke kiri. Percepatan yang diterima oleh pistol ini berasal dari gaya reaksi peluru pada pistol (hukum III Newton).Contoh aplikasi yang lain adalah pada sistem roket. Percepatan roket diperoleh dengan cara yang mirip dengan bagaimana senapan memperoleh percepatan. Percepatan roket berasal dari tolakan gas yang disemburkan roket. Tiap molekul gas dapat dianggap sebagai peluru kecil yang ditembakkan roket. Jika gaya gravitasi diabaikan, maka peristiwa peluncuran roket memenuhi hukum kekekalan momentum.Mula-mula sistem roket diam, sehingga momentumnya nol. Sesudah gas menyembur keluar dari ekor roket, momentum sistem tetap. Artinya momentum sebelum dan sesudah gas keluar sama. Berdasarkan hukum kekekalan momentum, besarnya kelajuan roket tergantung banyaknya bahan bakar yang digunakan dan besar kelajuan semburan gas. Hal inilah yang menyebabkan wahana roket dibuat bertahap banyak.
Langganan:
Postingan (Atom)